Selasa, 19 Agustus 2008

Putri Indonesia 2008


Zivanna Letisha Siregar dari DKI Jakarta akhirnya memenangi pemilihan Puteri Indonesia 2008. Setahun ke depan, dia akan menggantikan tugas-tugas yang sebelumnya dilakukan Putri Raemawasti, Putri Indonesia 2007.

Kemenangan Zivanna sudah diduga sebelumnya. Sebab, sejak babak awal hingga tiga besar, gadis cantik ini terlihat menonjol dalam menjawab setiap pertanyaan juri.

Mahkota Putri Indonesia disematkan di kepala Zivanna oleh Putri Raemawasti. Sedangkan selempang disematkan oleh Miss Universe 2008 Deyana Mendoza yang secara khusus menghadiri acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) tersebut.

Begitu dinyatakan sebagai pemenang, kegembiraan bercampur haru langsung pecah. Senyum Zivanna langsung mengembang, sedangkan mata tampak berkaca-kaca.

Saya terharu karena akhirnya bisa memberikan sesuatu pada orang tua dan teman-teman saya,” ujar Zizi yang ditemui usai penobatan. Ia mengalahkan dua pesaingnya, Anggi Mahesti (DI Yogyakarta) sebagai Runner Up II sekaligus Putri Pariwisata, dan Ayu Diandra Sari (Bali) yang menjadi Runner Up I, juga Putri Lingkungan.
Pertanyaan yang diberikan juri terakhir kali, sekaligus paling menentukan, adalah tentang Amendemen Undang-Undang Dasar 1945. Pembawa acara Charles Bonar Sirait membacakan pertanyaan tentang Amendemen Undang-Undang Dasar 1945 yang tidak pernah menyentuh Pembukaan UUD 1945.

Teman-temannya sesama finalis pemilihan Putri Indonesia 2007 langsung menyerbu memberi ucapan selamat. termasuk Ayu Diandrasari, wakil Bali yang harus puas sebagai runner up I.

Tugas pertama Zivanna setelah terpilih sebagai Putri Indonesia adalah mendampingi Mendoza yang selama seminggu akan melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia. Termasuk, ke Surabaya pada 22 Agustus mendatang.